Presiden Larang Beli Kapal Luar

1351064jokowi50780x390

 

Presiden Joko Widodo, seusai meninjau pembuatan kapal di perusahaan galangan kapal PT Anggrek Hitam Ship Building and Ship Repair dan berdialog dengan pengusaha galangan kapal yang beroperasi di Batam, Minggu (21/6/2015), mengatakan, pihaknya akan mengundang kementerian dan lembaga serta BUMN untuk menginvetarisasi kebutuhan kapalnya.

Dalam peninjauan itu, Presiden didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan A Djalil, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

“Saya akan kumpulkan mereka dalam rapat terbatas, di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Perhubungan, Pertamina, PT PGN, dan lainnya. Tidak boleh lagi mereka pesan dan beli dari luar. Ngapain, wong di sini saja bisa. Neraca perdagangan kita jebol terus kalau memesan kapal buatan luar negeri,” ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi, meskipun hingga kini komponen lokal dari bahan pembuatan kapal masih sebagian besar dari luar negeri, tidak apa-apa. “Asalkan, setiap tahun, persentase komponen lokal ditingkatkan terus-menerus. Kalau sekarang masih 40 persen, tahun depan saya harapkan naik lagi 50-60 persen,” ujarnya.

Read More